
mankopas_Megah, meriah, penuh euforia itulah yang bisa menggambarkan Dies Maulidiyah MAN Kota Pasuruan yang Ke-58. Dengan penuh makna melalui semangat “Manunggal”, sebuah tema yang menegaskan persatuan, kolaborasi, dan kebersamaan seluruh warga madrasah. Peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus perayaan atas perjalanan panjang madrasah dalam membangun generasi berilmu dan berakhlak. Perhelatan akbar ini terasa sangat bermakna dan spesial karna untuk pertama kalinya di selenggarakan di Gedung Kesenian Kota Pasuruan. Kebahagiaan terasa sempurna tatkala acara tersebut dihadiri oleh seluruh keluarga besar MAN Kota, wali murid, komite, Kasi PendMa, hingga Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Pasuruan Bapak Dr. H. Rasyidi, S.Ag., M.Si. , dan Walikota Pasuruan Bapak Adi Wibowo, S.T.P., M.Si yang juga memberikan sambutan dalam pembukaan.
Dalam sambutannya Walikota Pasuruan Bapak Adi Wibowo, S.T.P., M.Si menyampaikan, “Pendidikan bukan hanya transfer knowlage, bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi pendidikan juga menyangkut transfer of value. MAN Kota Pasuruan harus bisa menjadi pioneer untuk sekolah lain yang mengusung Pendidikan berbasis religius”.
Beliau juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi MAN Kota Pasuruan agar berproses untuk menggapai cita-cita. “Gantungkan cita-cita mu setinggi langit, jikapun terjatuh maka akan jatuh diantara Bintang-bintang” ucap beliau yang kerap disapa Mas Adi.
Tak hanya bersifat seremonial, peringatan milad juga diisi dengan berbagai kegiatan inspiratif, mulai dari lomba-lomba,donor darah, bazar, pawai budaya hingga penampilan kreativitas peserta didik. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial.
Melalui Milad ke-58 bertema Manunggal, MAN Kota Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi madrasah yang relevan dengan zaman—unggul dalam prestasi, kuat dalam nilai, dan kokoh dalam kebersamaan. (ry)

Beri Komentar