Info Sekolah
Sabtu, 13 Jul 2024
  • Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) Jalur Reguler Tahun Ajaran 2024/2025 | Daftar Sekarang! bit.ly/ppdbmmankotapasuruan2024 | Dibuka hingga 28 Juni 2024

MANKOPAS : PEMBINAAN MYRES STIKES WIDYAGAMA MALANG

Diterbitkan : - Kategori : Humas

Mankopas. Kepala MAN kota Pasuruan, Dr.Ach.Barik Marzuqi, M.Pd Jum’at, 14 Juni 2024 membuka Pembinaan Myres 2024 kerja sama dengan STIKES Widya Gama Malang sebagai pembina. Acara tersebut  dihadiri oleh tiga dosen STIKES Widya Gama Malang, Ahmad Guntur Alfianto, S.Kep.,NERS.,M.Kep. (Kaprodi), Mizam Ari K, S.Kep.,NERS,M.Kep., (Kepala Pelaksana) dan Ari Dwi Sulaksnono, S.Kep,NERS, M.Kep. (Anggota dan Humas) beserta empat mahasiswa.

Dalam sambutannya Kepala MAN Kota Pasuruan menyampaikan bahwa Myres atau riset merubah paradigma berfikir dan essensi dari Myres adalah melatih siswa berfikir secara kritis, contoh Siswa MAN Terlambat, Siswa MAN Belajar Sambil Bekerja, siswa Man harus tanggap dengan persoalan tersebut dan kasus tersebut di atas bisa menjadi obyek penelitian. Allah menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya, dengan riset berharap merubah paradigma berfikir seluruh bangsa sehingga Indonesia mengalami loncatan kemajuan besar, out of the box dengan adanya riset.
Indonesia butuh orang-orang yang punya kaya ide dan selama ini Indonesia masih menyandang status negara berkembang karena generasinya belum mampu berfikir yang cemerlang. Masa depan bangsa tergantung fikiran-fikiran generasinya. Sangat prihatin sekali, Indonesia negara agraris akan tetapi masih import beras dari negara lain. Diharapkan hasil riset siswa Mankopas bisa masuk jurnal Nasional bahkan Internasional, seperti jurnal Sinta, Scopus dan sebagainya.

Sementara itu Ahmad Guntur Alfianto, S.Kep.,NERS.,M.Kep. Kaprodi STIKES WIDAYA GAMA Malang menyampaikan sambutannya bahwa siswa Mankopas sejak dini diajari cara berfikir kritis melalui Myres ( Madrasah Young Researchers Super Camp), sebuah kompetisi yang digelar Kemenag untuk menumbuhkan budaya meneliti di kalangan siswa madrasah. Cara berfikir kritis ini harus diteruskan, harus dikawal, contoh simple saja Siswa Terlambat, bagi siswa yang tidak berfikir kritis menganggap kasus ini biasa saja. Akan tetapi bagi siswa yang berfikir kritis ini menjadi suatu hal menarik untuk dicari penyebab akar masalahnya, Why? seperti dalam metode mencari informasi dalam penelitian W+1H. Berbicara riset, semuanya berangkat dari permasalahan, apapun di dunia ini berawal dari suatu masalah.

Karena itu ketika ada kesempatan ada lomba riset, ajukan proposal, tidak menang tidak menjadi masalah, yang penting mencoba, sudah ada usaha dan ikhtiar. Harapannya harus ada proposal yang diajukan, Tim STIKES siap mendampingi atau coaching. Menurut Humas STIKES WIDYA GAMA Malang, Ari Dwi Sulaksnono, S.Kep,NERS, M.Kep. bahwa berangkat dari judul proposal yang dimiliki siswa Mankopas yang bagus-bagus cuman dalamnya atau kontennya harus  ada pembinaan-pendampingan. Oleh karena itu melalui program pengabdian masyarakat STIKES WIDYA GAMA Malang diadakan kegiatan berupa Pembinaan Myres yang diikuti 49 siswa dari kelas riset dan Insya Allah kegiatan pembinaan ini akan berlanjut nanti pada tanggal 19 Juni 2024. Semoga bermanfaat._sm.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar