
Mankopas. Hari ini Senin, 21 April 2025 pimpinan, guru, karyawan dan siswa-siswi kelas X dan XI MAN kota Pasuruan memperingati hari Kartini, inspiring woman, figure wanita yang membela hak-hak wanita dan mengangkat derajat kaumnya menjadi wanita yang maju melalui pendidikan, pemberdayaan sumber daya manusia kaum hawa. Upacara dilaksanakan dengan hikmat memakai baju adat dan batik di lapangan olahraga Mankopas.
Bertindak sebagai pembina upacara Ibu Dra. Masfufah, M.Pd.I, guru Al-Qur’an Hadits Mankopas menyampaikan sambutannya bahwa upacara peringatan hari Kartini bukan sekedar peringatan akan tetapi harus ada ibroh, pelajaran yang bisa kita ambil dan kita laksanakan di kehidupan sehari-hari. Raden Ajeng Kartini bukan sekedar tokoh pejuang emansipasi wanita saja akan tetapi dia adalah seorang muslimah yang gemar ilmu pengetahuan, pejuang keadilan dan kebangkitan bagi bangsanya. Dia belajar membaca Al-Qur’an dan Tafsir dari seorang Kyai yang allamah dibidang tafsir dan tasawwuf, KH. Sholeh Darat, ulama Nusantara yang mempelopori tafsir qur’an berbahasa Jawa, tafsir Faid al-Rahman fi Tarjamah Kalam Malik Dayyan. Berpijak dari surat al-Mujadalah ayat 11: يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ ١١ inilah Raden Ajeng Kartini menggelorakan pendidikan di kalangan wanita yang diharapkan menjadi wanita Indonesia berkualitas karena wanita adalah ‘imadul bilad dan tidak dipandang sebelah mata oleh kaum pria. Wanita sekarang yang berprofesi sebagai guru, karyawati, insinyur, dosen, profesor dan sebagainya semuanya adalah berkat jerih payah, perjuangan santriwati KH. Sholeh Darat, Raden Ajeng Kartini.
Upacara peringatan hari Kartini bukan sekedar peringatan akan tetapi harus ada ibroh, pelajaran yang bisa kita ambil dan kita laksanakan, ujar pembina MSQ Mankopas, mengakhiri sambutannya._sm.


Beri Komentar