SEKILAS INFO
: - Jumat, 17-01-2020
  • 2 bulan yang lalu / Assalamualaikum wr, wb. Dengan segala puji syukur kepada Allah SWT pada hari Sabtu, Tanggal 26 Oktober 2019 digelar agenda yang ditunggu oleh seluruh warga Madrasah yaitu acara MILAD dalam memperingati hari jadi Madrasah Aliah Negeri Kota Pasuruan yang ke 52, dengan tema “TOTALITAS MERAIH PRESTASI”. Harapan dan usaha besar yang akan selalu digerakkan oleh seluruh...
  • 5 bulan yang lalu / Siswa/Siswi MAN Kota Pasuruan telah berhasil menjuarai Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi yang diselengarakan di Kota Malang pada Hari Kamis Tanggal 15 Agustus 2019 atas Nama Achmad Qusyairy
  • 7 bulan yang lalu / Penerimaan Peserta Didik Baru 2019 Jalur Reguler Tanggal 17-20 Juni 2019

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Pasuruan mengalami beberapa perkembangan. Pada tahun 1964 atas dorongan masyarakat Kota Pasuruan yang menginginkan ada lembaga pendidikan yang bernuansa Islam, maka pengurus yayasan Lembaga Pendidikan Ma’arif mendirikan IAIP (Institut Agama Islam Pasuruan). Karena kurikulimnya sulit dibentuklah SPIAIP (Sekolah Persiapan Istitut Agama Islam Pasuruan) sederajat dengan PGA/SMU yang terlatak di Poncol dan kegiatan belajar mengajarnya berlangsung sore hari.

Animo masyarakat terhadap lembaga pendidikan tersebut cukup besar terbukti dengan perkembangannya cukup besar yang ditandai dengan banyaknya siswa yang menempuh pendidikan di lembaga tersebut, sehingga lokalnya tidak memenuhi syarat.

Pada peristiwa G.30.S/PKI, banyak gedung yang berbau komunis disita oleh pemerintah. Gedung milik yayasan Siswa Jaya yang berada di Jl. Dr. Wahidin Utara No. 66 eks milik PNI aliran M. Surahman yang pro komunis termasuk disita. (Jl. Dr. Wahidin Utara No. 66 ini mulai tahun 1994 diubah menjadi Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo 59).

Karena SPIAIP membutuhkan gedung maka oleh KODIM disuruh memilih antara gedung BAPERKI dan gedung milik yayasan Siswa Jaya. Gedung BAPERKI kemudian dipilih oleh SMA 1 Pasuruan, sedangkan gedung milik yayasan Siswa Jaya kemudian ditempati oleh MAN Pasuruan sampa sekarang.

Sehubungan dengan Lembaga Pendidikan Ma’arif yang mengajukan untuk dinegerikan, maka pada tanggal 27 September 1967 SPIAIP menjadi SPIAIN (Sekolah Persiapan Institut Agama Islam Negeri) dengan kepala sekolah yang pertama Drs. Fatkhul Mubin Djaka, dan lama pendidikannya ditempuh selama 2 tahun yang berlangsung sampai dengan tahun 1968, namun kemudian ditempuh selama 3 tahun sampai sekarang.

Pada tahun 1975 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama, SPIAIN resmi menjadi MAAIN (Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri).

Pada tahun 1976 MAAIN direstukturisasi menjadi MAN (Madrasah Aliyah Negeri) Pasuruan berdasarkan SKB 3 Mentri (Mentri Agama, Mentri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Mentri Dalam Negeri).

Pada tahun 1985/1986 MAN Pasuruan mulai menempati lokasi tambahan yang baru di Jl. Erlangga (Wironini) Kota Pasuruan . Jadi, mulai tahun pelajaran 1985/1986 MAN Pasuruan menempati dua lokasi sampai sekarang.

NAMA-NAMA KEPALA MAN PASURUAN

  1. KH. Abd. Basyid Mukhdor sebagai Pjs
  2. Drs. Sihabuddin Maksum ( 1974 s/d 1978 ) sampai dengan tahun 1979.
  3. Drs. Toras Gultom
  4. H. Sajid Basri (1990 – 1995)
  5. Drs. Moh. Idris (1995 – 2003)
  6. Much. Dhofir, S.Ag. (Januari 2004 – 2011)
  7. Drs. Miftahul Huda, M.A. (Januari 2011 – November 2016)
  8. Drs. Achmad Barik Marzuq, M.Pd (Desember 2016 – sekarang)

Pengumuman Terbaru

DAFTAR ULANG BAGI PESERTA DIDIK BARU JALUR REGULER

HASIL SELEKSI PPDB JALUR REGULER

DAFTAR ULANG BAGI PESERTA DIDIK BARU JALUR PRESTASI & ABDI NEGARA

Chat Disini
Chat Disini