Info Sekolah
Kamis, 26 Feb 2026
  • RZI_Rintisan Zona Integritas | Mankopas Penyelenggara Madrasah SKS, Keterampilan, Riset Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia |

WORKSHOP PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DAN KURIKULUM BERBASIS CINTA

Diterbitkan : - Kategori : Humas

mankopas. Suasana penuh semangat dan kehangatan menyelimuti kegiatan saat para pendidik mengikuti Workshop Pengembangan Pembelajaran dan Kurikulum Berbasis Cinta pada Selasa, 24 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum reflektif sekaligus strategis dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dewan guru  MAN Kota Pasuruan, serta perwakilan dari MA Negeri dan Swasta se-Kota Pasuruan. Turut hadir pula tamu kehormatan Bapak Dr. H. Rasyidi, S.Ag, M.Si selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan, Bapak Abdul Hakim Tantowi, S.Pd selaku Kasi Pendma pada Kantor Kemenag Kota Pasuruan, Bapak Drs. Bambang Sutrisno, M.M, selaku Pengawas Madrasah, Bapak Dr. Achmad Barik Marzuq, M.Pd, selaku Kepala MAN Kota Pasuruan.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pasuruan yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menghadirkan nilai cinta dalam setiap proses pembelajaran. Workshop ini menghadirkan narasumber kompeten di bidang pendidikan dan pengembangan kurikulum yang menekankan bahwa “cinta” bukan sekadar kata, melainkan pendekatan mendasar dalam proses belajar-mengajar. Cinta dimaknai sebagai kepedulian, empati, kesabaran, serta komitmen guru dalam membersamai peserta didik. Workshop ini diharapkan mampu menjadi pijakan awal dalam menciptakan ekosistem sekolah yang lebih hangat, ramah, dan inspiratif. Dengan kurikulum berbasis cinta, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh yang memanusiakan manusia.

Melalui kegiatan ini, lembaga pendidikan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Sebab sejatinya, pendidikan terbaik lahir dari hati yang tulus dan cinta yang menguatkan. Karena ketika ilmu ditanam dengan cinta, ia akan tumbuh menjadi cahaya bagi masa depan bangsa. 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar